
Margo Mulyo, Kecamatan Pondok Kubang – Pemerintah Desa Margo Mulyo menunjukkan komitmennya terhadap keterbukaan publik dengan mempublikasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025 secara terbuka melalui baliho yang terpampang di ruang publik desa. Langkah ini merupakan wujud dari transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa kepada masyarakat.
Pendapatan Desa Capai Lebih dari 1,15 Miliar Rupiah
Dalam APBDes 2025, total pendapatan Desa Margo Mulyo tercatat sebesar Rp 1.153.074.927, yang terdiri dari:
Pendapatan terbesar masih bersumber dari dana transfer pemerintah, menunjukkan peran penting dukungan dana dari pusat maupun daerah dalam pembangunan desa.
Belanja Desa Dikelola dengan Prinsip Efisiensi dan Keadilan
Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai bidang pembangunan dan operasional desa. Total belanja desa juga sebesar Rp 1.153.074.927, dengan rincian sebagai berikut:
Bidang ini mencakup pembiayaan untuk kegiatan administratif, tunjangan aparatur desa, serta kebutuhan operasional kantor.
Anggaran ini digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, serta pengelolaan informasi publik.
Bidang ini menjadi prioritas besar, terutama untuk penguatan kelembagaan masyarakat dan pemberdayaan sosial.
Bidang ini dialokasikan untuk mendukung program ketahanan pangan desa, yang menjadi langkah antisipasi menghadapi tantangan inflasi dan ketergantungan pasokan pangan luar.
Komitmen Transparansi dan Partisipasi
Kepala Desa Margo Mulyo, Syaifurohman, bersama perangkat desa dan BPD, secara kolektif memastikan masyarakat dapat melihat dan mengawasi alokasi dana desa. Publikasi APBDes melalui baliho besar yang mencantumkan rincian anggaran, lengkap dengan dokumentasi kegiatan desa, menjadi bukti nyata keterbukaan tersebut.
Masyarakat diajak aktif mengawasi pelaksanaan program desa dan turut serta dalam pembangunan. Harapannya, dengan pengelolaan dana yang transparan dan partisipatif, Desa Margo Mulyo bisa terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan warganya.





















