
Margo Mulyo, 25 Juli 2025 — Kelompok Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KUKERTA) XXXVI UNIHAZ Bengkulu, menggelar lokakarya bertajuk "Sinergi Multi Disiplin dalam Percepatan Penanganan Stunting di Desa Margo Mulyo" pada Jumat malam, 25 Juli 2025. Acara berlangsung di Gedung Balai Sasana Mangun Karaso Desa Margo Mulyo.
Lokakarya ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparat desa, kader kesehatan, ibu-ibu PKK, hingga tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa yang tergabung dalam KUKERTA XXXVI tahun 2025 yang berasal dari berbagai disiplin ilmu di bawah koordinasi universitas mitra.
Dalam sambutannya, perwakilan KUKERTA menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya penanganan stunting secara terpadu dan lintas sektor. Mereka menekankan bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan keterlibatan sektor pendidikan, sosial, ekonomi, dan lingkungan.
"Melalui sinergi multi disiplin, kami berharap dapat menghadirkan solusi yang tepat sasaran dan berkelanjutan dalam mengurangi angka stunting, khususnya di Desa Margo Mulyo," ujar salah satu koordinator KUKERTA.
Berbagai materi disampaikan dalam lokakarya ini, termasuk penyuluhan gizi, pentingnya sanitasi lingkungan, pola pengasuhan anak, serta edukasi mengenai pemenuhan kebutuhan dasar keluarga. Selain paparan materi, acara juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara warga dan narasumber dari tim KUKERTA.
Kepala Desa Margo Mulyo yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa KUKERTA yang turut peduli terhadap isu stunting di wilayahnya.
"Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa yang tidak hanya belajar di desa, tapi juga membawa solusi dan semangat kolaborasi bagi warga kami," ungkapnya.





















